Minggu, 28 Januari 2018

Contoh Resep Empek Empek

Empek Empek





Bahan-bahan
- 1 kg ikan belida atau ikan tenggiri
- 1500 gr tepung sagu
- 1 sdm garam
Penyedap rasa secukupnya
- 1 gelas air dingin
- 2 L air untuk merebus
- 250 gr gula aren
- 200 gr bawang putih
- 50 gr asam jawa
Cabai rawit secukupnya
Cuka dapur secukupnya (sesuai selera)
- Giling ikan sesuai pilihan.
- Masukkan gilingan ikan ke dalam wadah bersih.
- Tambahkan garam dan penyedap rasa.
- Tuangkan air dingin, haduk hingga rata. Usahakan agar adonan menjadi benar-benar rata untuk mendapatkan hasil yang terbaik.
- Masukkan tepung sagu ke dalam adonan ikan. Sesuaikan kadar tepung dengan adonan. Jika adonan sudah kalis dan bisa dibentuk, hentikan penambahan tepung.
- Ambil sedikit tepung, baurkan di tangan Anda.
- Ambil adonan secukupnya. Bentuk sesuai selera.
- Didihkan 1L air dan tambahkan 2 sdm minyak goreng bersih agar adonan ikan tidak menempel satu dengan lainnya.
- Masukkan adonan ikan ke dalam air. Tunggu sekitar 5 menit.
- Tiriskan.
- Buka bawang putih haluskan hingga rata (Anda bisa menggunakan blander bumbu untuk lebih membantu).
- Masukkan 1L air dalam wadah bersih lainnya, campurkan dengan gula aren, asam jawa, cabai rawit, bawang putih halus, dan juga cuka dapur.
- Masak hingga mendidih lalu matikan api.
- Jika Anda menyukai empek-empek yang direbus, rebusan adonan siap dimakan dengan menggunakan kuah (cuko).
- Jika Anda menyukai empek-empek goreng, siapkan penggorengan dengan minyak yang cukup banyak untuk menggoreng empek-empek.
- Masukkan rebusan empek-empek ke dalam minyak panas. Gunakan api sedang.
- Angkat empek-empek saat warnanya mencapai kekuningan.
- Sajikan.


Empek Empek


Image result for resep empek empekBahan-bahan :
1.    1 ekor ikan tengiri,
2.    50 gram tepung terigu
3.    400 gram tepung sagu tani
4.    7 siung bawang merah digiling halus
5.    11 siung bawang putih, digiling halus
6.    Garam secukupnya Merica bubuk secukupnya
7.    Penyedap rasa, jika diinginkan

@bahan Saus atau cuka
1.    5 siung bawang putih haluskan
2.    15 buah cabai rawit  (atau sesuai selera) dihaluskan
3.    130 gram gula merah atau gula aren Asam jawa secukupnya
4.    Air secukupnya

Cara membuat :
@Pempek
1.    Giling daging tengiri yang berwarna putih dan kulitnya sendiri-sendiri,  giling juga bagian kulit dan letakkan diwadah terpisah.
2.    Bagi dua dulu bawang merah dan putih halus. Lalu ambil adonan daging ikan yang berwarna putih, tambahkan 1 bagian bawang putih dan bawang merah halus; lalu sisa bawang giling di tambahkan ke wadah bubur ikan yang satunya. Tambahkan garam, merica, dan penyedap rasa secukupnya, aduk sampai bener-bener rata.
3.    Tambahkan tepung terigu secara sedikit demi sedikit, kemudian  masukkan tepung sagu tani. Kemudian tambahkan  air sedikit, lalu uleni sampai adonan tidak lengket baru bisa dibentuk. Lakukan hal yang sama dengan bagian kulit ikan giling
4.    Jika semua bagian adonan sudah dibentuk pempek, rebus air sampai mendidih.
5.    Setelah air mendidih masukkan semua adonan yang sudah dibentuk. Ketika sudah matang, pempek akan mengapung – kemudian angkat.
@Saus
Untuk membuat saus, kedalam wadah masukkan gula merah, bawang putih yang sudah dihaluskan, asam jawa,  dan cabe rawit, tambahkan garam dan air secukupnya dan cuka sesuai kebutuhan.



Bahan biang empek empek Palembang :

·                     50 gram tepung terigu
·                     2 sendok makan garam
·                     3 sendok makan minyak goreng
·                     2 siung bawang putih, haluskan
·                     1 sendok teh gula pasir
·                     1/2 sendok teh penyedap rasa, (kalau suka)
·                     400 ml air

Bahan Pencampur resep pempek palembang :

·                     1 kg daging ikan tenggiri / gabus giling taruh di freezer.
·                     1 kg tepung sagu / ditukar tepung kanji / tapioka kwalitas bagus

Cara membuat biang  :

~ Campurkan tepung terigu, garam, air, gulag pasir, bawang putih serta bumbu penyedap.
~ Masak diatas api kecil sembari diaduk hingga kental. Angkat serta imbuhkan minyak goreng.
~ Aduk, lantas biarlah dingin. Taruh dalam almari pendingin (janganlah di freezer)

Cara membuat adonan dasar Pempek Palembang :
~ Mengeluarkan daging ikan yang telah beku, biarlah mencair, Mengeluarkan adonan biang dari kulkas.
~ Campur 2 sisi daging ikan tenggiri dengan 1 sisi adonan biang, Tambahkan tepung kanji seperlunya sedikit sedikit.
~ Aduk dengan ujung jari sampai tercampur rata.
~ Pakai plastik beroles minyak goreng untuk membuat adonan.
~ Apabila kombinasi terlampau keras, tambah lagi sedikit adonan biang supaya lentur.
- Masukkan 1L air dalam wadah bersih lainnya, campurkan dengan gula aren, asam jawa, cabai rawit, bawang putih halus, dan juga cuka dapur.
- Masak hingga mendidih lalu matikan api.
- Jika Anda menyukai empek-empek yang direbus, rebusan adonan siap dimakan dengan menggunakan kuah (cuko).
- Jika Anda menyukai empek-empek goreng, siapkan penggorengan dengan minyak yang cukup banyak untuk menggoreng empek-empek.
- Masukkan rebusan empek-empek ke dalam minyak panas. Gunakan api sedang.
- Angkat empek-empek saat warnanya mencapai kekuningan.
- Sajikan.




Teks Pranata cara Perpisahan sekolah [CLEAR]

Assalamualaikum Wr. Wb.
                Bapak Kepala Sekolah SMP N 1 IMOGIRI ingkang satuhu kinabekten, Bapak/Ibu Wali murid ingkang satuhu kinurmatan, Bapak/Ibu Guru lan Karyawan ingkang djahat kinurmatan lan sedara kanca-kanca ingkang kula tresnani. Langkung rumiyin sumangga kula panjenengan sami ngaturaken puja puji syukur dhumateng ngarsanipun Gusti Allah Ta’ala, ingkang sampun kepareng paring kanugrahanlan kasasaran jasmani lan rohani satemah ngantos wekdal punika panjenengan sedaya dalasan kula saged rawuh undangan wonten ing tata adicara pepisahan siswa kelas IX. Mboten kesupen sholawat saha salam mugi kaatur dumateng junjungan kita nabi agung Muhammad SAW, mugi-mugi kula panjenengan sedaya dados umat ingkang pikantuk syafaat Donya linangkung syafaat wonten ing yaumul kiyamah allahumma amin. Wonten ing titi wanci menika, kula minangka pranata cara badhe ngaturaken rantamaning adicara, inggih menika
1 Pambuka
2. Atur Pangandikan Ketua Panitia
3. Atur Perpisahan saking wakil kelas 9
4. Atur pangandikan kepala sekolah SMP N 1 Imogiri
5. Pentas seni saking kelas 7 lan 8
6. Sumene
7. Panutup
                Mekaten para bapak para ibu sedaya menggah rantamaning acara ingkang badhe lumampah ing wekdal siang punika.
1.       Ingkang setunggal, mangga kula panjenengan purwakani adicara menika kanti waosan basmalah. Kula ndhereaken. Matur Nuwun.
Para bapak, para ibu sedaya, adicar satunggal dumugi 5 sampun lumampah kanthi lancar ndungkap adicara ingkang pungkasan inggih menika panutup.
Ananging sakderengipun dipuntutup mbok bilih anggen kula nderekaken adicara kathah kalepatan saestu yu juminten meres santen, sambi nggodok kupat jangane koro, kula wonten cekap semanten, sedoyo lepat nyuwun pangapura. Pramila sumangga adicara kapungkasi kanthi waosan hamdallah sesarengan, kula sumanggaaken.

Wassalamualaikum Wr. Wb.

Tugas meringkas Seni Patung kelas 9 KURTILAS

A. Pengertian
Beberapa pendapat tentang seni patung
1.       Mikke Susanto (2011: 296)
Seni patung adalah sebuah tipe karya seni tiga dimensi yang bentuknya dibuat dengan metode subtraktif (mengurangi bahan seperti memotong, menatah) atau aditif (membuat model lebih dulu sebelum mengecor dan mencetak).
2.       Soenarso dan Soeroto (1996: 6)
Seni patung adalah semua karya dalam dalam bentuk meruang.
3.       Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia
Patung adalah benda tiruan, bentuk manusia dan hewan yang cara pembuatannya dengan dipahat.
4.       B.S Myers (1958: 131-132)
Seni Patung adalah karya tiga dimensi yang tidak terikat pada latar belakang apa pun atau bidang manapun pada suatu bangunan.
Fungsi patung :
1.       Patung religi
2.       Patung monumen
3.       Patung arsitektur
4.       Patung dekorasi
5.       Patung seni
6.       Patung kerajinan

      B.    Jenis-jenis Patung
1.       Patung Figuratif / Realis
Adalah patung yang marupakan tiruan dari bentuk alam (manusia, binatang, dan tumbuhan). Patung ini nyata dalam perwujudannya.
2.       Parung Nonfiguratif / Imajinatif
Adalah patung secara umum yang sudah terlepas dari bentuk tiruan alam dan bentuknya abstrak. Karya ini memperlakukan unsur-unsur seni rupatersebut sebagaimana adanya, objek, atau bentuk tertentu, kecuali subject matter (titik tolak prmbentukannya).

     C.     Bahan dan Alat dalam membuat Patung
1.      Bahan
a.       Bahan lunak, adalah material yang empuk dan mudah dibentuk, misalnya tanah liat, lilin, palstisin, dan bahan lunak lainnya. Kelebihannya mudah dibentuk, dan kekurangannya kesulitan dalam berkarya lebih besar.
b.      Bahan sedang, artinya bahan yang tidak lunak dan tidak keras, seperti: kayu waru, kayu sengon, kayu randu, dan kayu mahoni.
c.       Bahan keras, dapat berupa kayu-kayuan, dan batu-batuan. Misalnya kayu jati, dan batu padas.
d.      Bahan cor/cetak, misalnya: semen, pasir, gips, logam, timah perak, dan emas serta bahan kimia seperti resin dan fiber.
e.      Beberapa bahan lain disekitar atau benda bekas lainnya seperti kertas.
2.      Alat
a.       Butsir, adalah alat bantu untuk membuat patung terbuat dari kayu dan kawat.
b.      Meja Putar, adalah meja yang penggunaannya dengan cara diputar. Fungsinya untuk memudahkan dalam mengontrol bentuk petung dari berbagai arah.
c.       Pahat, adalah alat untuk memahat, mengurangi, atau membentuk bahan batu dan kayu.
d.      Palu adalah alat untuk memukul (siapa lagi yang nggak tau dengan “Palu”)
e.      Tang adalah alat untuk mengencangkan ikatan kawat atau untuk memotong ikatan kawat.
f.        Sendok adukan berfungsi untuk mengambil adonan dan menempelkannya pada kerangka patung.

     D.    Teknik Berkarya Seni Patung
1.       Teknik pahat, yaitu mengurangi bahan menggunakan alat pahat. Misalnya untuk membuat relief dan patung dari kayu menggunakan pahat dan palu.
2.       Teknik butsir, yaitu membentuk benda dengan mengurangi benda dengan mengurangi dan menambah bahan. Misalnya, membuat keramik dengan bahan dasar tanah liat. Alat  yang digunakan adalah sudip.
3.       Teknik cor, yaitu membentuk karya seni dengan membuat alat cetakan kemudian dituangkan adonan. Adonannya berupa semen, gips, dan sebagainya sehingga menghasilkan bentuk yang diinginkan. Alat yang dipakai adalah cetakan.
4.       Teknik las, yaitu membentuk karya seni dengan cara menggabungkan bahan satu ke bahan lain untuk mendapatkan bentuk tertentu. Misalnya membentuk patung kotenporer dengan bahan dasar logam, atau besi.
5.       Teknik cetak, yaitu membuat karya seni dengan cara membuat cetakan terlebih dahulu. Misalnya membuat keramik dan patung dengan bahan dasar tanah liat dan semen.
6.       Teknik Assembling (merakit). Membuat sebuah komposisi dari bermacam-macam material seperti benda/found objek, kertas, kayu dan tekstil.

      E.     Langkah-langkah dalam Berkarya Seni Patung
1.      Membuat Patung dari bahan lunak
a.       Buatlah sketsa patung sesuai kemampuan kalian masing-masing. Sumber inspirasi dapat diperoleh melalui buku, internet, dan imajinasi kalian.
b.      Siapkan bahan dan alat tanah liat, butsir, air, dan meja putar.
c.       Letakkan tanah liat diatas meja, putar sedikit demi sedikit sambil membuatnya bentuk global/kasar.
d.      Pijat-pijat bentuk global tersebut dengan tangan sambil dibasahi dengan air sedikit demi sedikit sehingga bentuk patung seperti yang diinginkan pada sketsa.
e.      Haluskan dan sempurnakan dengan bantuan butsir sehingga bentuk patung lebih detail.
2.      Membuat Patung dari bahan keras
a.       Buatlah model patung  dari gambat yang dibuat sendiri atau dari gambar yang sudah ada di majalah atau di koran.
b.      Siapkan balok kayu sesuai dengan ukuran yang diinginkan sesuai rencana. Setelah itu pindahkan gambar/pola diataspermukaan balok kayu.
c.       Lakukan pemotongnan dengan gergaji untuk mengurangi ukuran balok kayu apabila masih terlalu besar. Lakukan pembentukan sedikit demi sedikit dengan alat (pahat) hingga mendekati bentuk global.
d.      Buatlah bentuk global yang lebih detail, bandingkan dengan gambar rencana.
e.      Lanjutkan dengan membuat yang lebih detail/sempurna dan haluskan dengan amplas.

f.        Lakukan finishing dengan cat melamin/akrilik