keladi merupakan jenis tanaman hias yang mengandalkan kecantikan
atau daya tarik dari daunnya pada musim-musim tertentu. Pada musim kemarau
tanaman ini akan mengalami masa istirahat selama 4-5 bulan. Pada masa istirahat
ini, kecatikan daun yang dimilikinya akan sedikit berkurang. Daun keladi ada
yang berwarna kombinasi merah, oranye, putih, hijau, perak, atau berwarna putih
sampai merah. Ciri khas dari tanaman hias daun ini adalah bentuk daunnya yang
menyerupai bentuk hati. Daun yang dimilikinya biasanya licin karena mengandung
lapisan lilin, ukuran lebar daun 30 cm, panjang 30 cm dan ketinggian tanaman
ini berkisar antara 35-40 cm. Tanaman tersebut tumbuh dari umbi yang terbentuk
semacam bola. Jenis tanaman keladi hias yang paling sering dijadikan tanaman
hias adalah dari jenis keladi red star atau keladi bintang merah. Tanaman hias
daun yang satu ini memiliki daun seperti keladi namun berbercak dan
terdapat warna merah diatasnya. Tanaman ini akan terlihat sangat cantik apabila
ditanam di pekarangan rumah, taman ataupun sebagai tanaman hias dalam pot.
Keladi red star sangat mudah ditanam dan sangat adaptif terhadap segala jenis
tanah. Jika dibandingkan dengan jenis tanaman hias lainnya, keladi red star
sangat mudah anda jumpai dan harganya juga cukup terjangkau.
Cara Budidaya Tanaman Keladi Hias
Pembibitan
Tanaman hias keladi red star dapat diambil bibitnya dari umbi yang dihasilkan. Langkah melakukan pengambilan bibi adalah dengan mengambil umbi dari indukan, potong sebagian. Setelah itu dilakukan pemotongan umbi menjadi beberapa bagian. Tempatkan pada tempat yang basah dan lembab sampai tumbuh tunas. Jika tunas sudah mencapai tinggi diatas 5 cm, pindahkan ke tempat yang sudah dipersiapkan.
Tanaman hias keladi red star dapat diambil bibitnya dari umbi yang dihasilkan. Langkah melakukan pengambilan bibi adalah dengan mengambil umbi dari indukan, potong sebagian. Setelah itu dilakukan pemotongan umbi menjadi beberapa bagian. Tempatkan pada tempat yang basah dan lembab sampai tumbuh tunas. Jika tunas sudah mencapai tinggi diatas 5 cm, pindahkan ke tempat yang sudah dipersiapkan.
Penanaman
Buatlah media tanamnya dari tanah dan pupuk kompos/kandang yang dicampur merata (1:1). Selanjutnya tanam bibit pada media tanam sampai semua bagian umbi tertutup sempurna. Selanjutnya siram agar tanah berada pada kondisi lembab. Pemupukan tanaman caladium hanya di lakukan pada saat tanaman mengalami periode tumbuh. Pemupukan di laksanakan sebulan sekali.
Buatlah media tanamnya dari tanah dan pupuk kompos/kandang yang dicampur merata (1:1). Selanjutnya tanam bibit pada media tanam sampai semua bagian umbi tertutup sempurna. Selanjutnya siram agar tanah berada pada kondisi lembab. Pemupukan tanaman caladium hanya di lakukan pada saat tanaman mengalami periode tumbuh. Pemupukan di laksanakan sebulan sekali.
Selama tanaman hidup
pada periode tumbuh media harus selalu dalam keadaan lembab. Jika daun mulai
layu pada 7 atau 8 bulan sesudah periode tumbuh, biarkan tanah menjadi kering
selama 3 atau 4 bulan. Sedikit demi sedikit dau tanaman akan mengalami proses
kematian yang secara bertahapdi awali dengan mengerutnya daun. Akhirnya,
seluruh daun dan tanaman yang berada di permukaan tanah lenyap. Walaupun
daunnya habis, tanaman tersebut tidak akan mati selamanya. Umbinya mampu
menyimpan air sehingga pada saat hujan, tanaman tersebut akan akan tampil
kembali memperlihatkan keindahan daunya yang baru.
Perawatan
Keladi red star bisa tumbuh dalam kondisi tanah yang tidak terlalu basah. Namun peyiraman secara berkala secukupnya tetap harus dilakukan. Tananman ini sebaiknya diletakan ditempat yang terkena sinar matahari penuh, agar warna merah pada urat daunnya menguat. Untuk penyiraman cukup disiram sekali dalam sehari. Penyiraman harus ke medianya, jangan ke daun
Keladi red star bisa tumbuh dalam kondisi tanah yang tidak terlalu basah. Namun peyiraman secara berkala secukupnya tetap harus dilakukan. Tananman ini sebaiknya diletakan ditempat yang terkena sinar matahari penuh, agar warna merah pada urat daunnya menguat. Untuk penyiraman cukup disiram sekali dalam sehari. Penyiraman harus ke medianya, jangan ke daun
Masa dorman
Secara alamiah, tanaman hias ini memiliki masa yang disebut dorman, yaitu masa dimana semua daun mengering dan hanya tinggal umbi yang terpendam dalam media tanam sepintas tampak seperti mati, tapi sebenarnya tidak sepenuhnya mati karena umbi itu akan tumbuh lagi, cantik seperti sediakala. Kondisi ini seringkali mengecewakan para penggemar bunga, meskipun sebenarnya bisa dimanipulasi dengan cara memberi air yang cukup dan unsur hara yang lengkap, serta membuang bakal bunga, karena bunga sebenarnya adalah masa awal dari fase dormansi.
Secara alamiah, tanaman hias ini memiliki masa yang disebut dorman, yaitu masa dimana semua daun mengering dan hanya tinggal umbi yang terpendam dalam media tanam sepintas tampak seperti mati, tapi sebenarnya tidak sepenuhnya mati karena umbi itu akan tumbuh lagi, cantik seperti sediakala. Kondisi ini seringkali mengecewakan para penggemar bunga, meskipun sebenarnya bisa dimanipulasi dengan cara memberi air yang cukup dan unsur hara yang lengkap, serta membuang bakal bunga, karena bunga sebenarnya adalah masa awal dari fase dormansi.
Repotting atau Pengepotan kembali
Satu hal lagi yang perlu mendapatkan perhatian adalah repotting, yaitu menggantikan pot dan media tanam. Pada saat anak keladi mulai tumbuh banyak atau umbi dan akar sudah memenuhi pot sehingga terasa sesak, tentu akan mengurangi estetika keindahan dan tanaman hias ini akan mengalami kelambatan dalam pertumbuhan. Yang bisa kita lakukan dalam kondisi seperti ini adalah mengeluarkan keladi dari pot kemudian membersihkan media tanam, dan memecah keladi menjadi beberapa bagian, kemudian masukkan kembali dalam pot dengan media tanam baru.
Satu hal lagi yang perlu mendapatkan perhatian adalah repotting, yaitu menggantikan pot dan media tanam. Pada saat anak keladi mulai tumbuh banyak atau umbi dan akar sudah memenuhi pot sehingga terasa sesak, tentu akan mengurangi estetika keindahan dan tanaman hias ini akan mengalami kelambatan dalam pertumbuhan. Yang bisa kita lakukan dalam kondisi seperti ini adalah mengeluarkan keladi dari pot kemudian membersihkan media tanam, dan memecah keladi menjadi beberapa bagian, kemudian masukkan kembali dalam pot dengan media tanam baru.
Tempatkan keladi yang baru
di-repotting di tempat yang teduh selama kurang lebih satu minggu, setelah
dirasa keladi tumbuh normal maka dapat dipindahkan ke tempat yang terkena
sinar matahari secara penuh.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar