Senin, 25 Februari 2019

Pengertian Dan cara budidaya tanaman Keladi Hias




keladi merupakan jenis tanaman hias yang mengandalkan kecantikan atau daya tarik dari daunnya pada musim-musim tertentu. Pada musim kemarau tanaman ini akan mengalami masa istirahat selama 4-5 bulan. Pada masa istirahat ini, kecatikan daun yang dimilikinya akan sedikit berkurang. Daun keladi ada yang berwarna kombinasi merah, oranye, putih, hijau, perak, atau berwarna putih sampai merah. Ciri khas dari tanaman hias daun ini adalah bentuk daunnya yang menyerupai bentuk hati. Daun yang dimilikinya biasanya licin karena mengandung lapisan lilin, ukuran lebar daun 30 cm, panjang 30 cm dan ketinggian tanaman ini berkisar antara 35-40 cm. Tanaman tersebut tumbuh dari umbi yang terbentuk semacam bola. Jenis tanaman keladi hias yang paling sering dijadikan tanaman hias adalah dari jenis keladi red star atau keladi bintang merah. Tanaman hias daun yang satu ini memiliki daun seperti keladi namun berbercak dan terdapat warna merah diatasnya. Tanaman ini akan terlihat sangat cantik apabila ditanam di pekarangan rumah, taman ataupun sebagai tanaman hias dalam pot. Keladi red star sangat mudah ditanam dan sangat adaptif terhadap segala jenis tanah. Jika dibandingkan dengan jenis tanaman hias lainnya, keladi red star sangat mudah anda jumpai dan harganya juga cukup terjangkau.
Cara Budidaya Tanaman Keladi Hias
Pembibitan
Tanaman hias keladi red star dapat diambil bibitnya dari umbi yang dihasilkan. Langkah melakukan pengambilan bibi adalah dengan mengambil umbi dari indukan, potong sebagian. Setelah itu dilakukan pemotongan umbi menjadi beberapa bagian. Tempatkan pada tempat yang basah dan lembab sampai tumbuh tunas. Jika tunas sudah mencapai tinggi diatas 5 cm, pindahkan ke tempat yang sudah dipersiapkan.
Penanaman
Buatlah media tanamnya dari tanah dan pupuk kompos/kandang yang dicampur merata (1:1). Selanjutnya tanam bibit pada media tanam sampai semua bagian umbi tertutup sempurna. Selanjutnya siram agar tanah berada pada kondisi lembab. Pemupukan tanaman caladium hanya di lakukan pada saat tanaman mengalami periode tumbuh. Pemupukan di laksanakan sebulan sekali.
Selama tanaman hidup pada periode tumbuh media harus selalu dalam keadaan lembab. Jika daun mulai layu pada 7 atau 8 bulan sesudah periode tumbuh, biarkan tanah menjadi kering selama 3 atau 4 bulan. Sedikit demi sedikit dau tanaman akan mengalami proses kematian yang secara bertahapdi awali dengan mengerutnya daun. Akhirnya, seluruh daun dan tanaman yang berada di permukaan tanah lenyap. Walaupun daunnya habis, tanaman tersebut tidak akan mati selamanya. Umbinya mampu menyimpan air sehingga pada saat hujan, tanaman tersebut akan akan tampil kembali memperlihatkan keindahan daunya yang baru.
Perawatan
Keladi red star bisa tumbuh dalam kondisi tanah yang tidak terlalu basah. Namun peyiraman secara berkala secukupnya tetap harus dilakukan. Tananman ini sebaiknya diletakan ditempat yang terkena sinar matahari penuh, agar warna merah pada urat daunnya menguat. Untuk penyiraman cukup disiram sekali dalam sehari. Penyiraman harus ke medianya, jangan ke daun
Masa dorman
Secara alamiah, tanaman hias ini memiliki masa yang disebut dorman, yaitu masa dimana semua daun mengering dan hanya tinggal umbi yang terpendam dalam media tanam sepintas tampak seperti mati, tapi sebenarnya tidak sepenuhnya mati karena umbi itu akan tumbuh lagi, cantik seperti sediakala. Kondisi ini seringkali mengecewakan para penggemar bunga, meskipun sebenarnya bisa dimanipulasi dengan cara memberi air yang cukup dan unsur hara yang lengkap, serta membuang bakal bunga, karena bunga sebenarnya adalah masa awal dari fase dormansi.


Repotting atau Pengepotan kembali
Satu hal lagi yang perlu mendapatkan perhatian adalah repotting, yaitu menggantikan pot dan media tanam. Pada saat anak keladi mulai tumbuh banyak atau umbi dan akar sudah memenuhi pot sehingga terasa sesak, tentu akan mengurangi estetika keindahan dan tanaman hias ini akan mengalami kelambatan dalam pertumbuhan. Yang bisa kita lakukan dalam kondisi seperti ini adalah mengeluarkan keladi dari pot kemudian membersihkan media tanam, dan memecah keladi menjadi beberapa bagian, kemudian masukkan kembali dalam pot dengan media tanam baru.
Tempatkan keladi yang baru di-repotting di tempat yang teduh selama kurang lebih satu minggu, setelah dirasa keladi tumbuh normal maka dapat dipindahkan  ke tempat yang terkena sinar matahari secara penuh.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar